Donald Trump Persulit Huawei Pakai Komponen AS

Washington – Pemerintahan Presiden Donald Trump baru saja memasukkan Huawei dalam blacklist atau daftar hitam perdagangan. Dimasukkannya Huawei ke dalam daftar ini akan menyulitkan perusahaan asal China tersebut untuk berbisnis dengan perusahaan AS.

Departemen Perdagangan AS mengesahkan peraturan yang menempatkan Huawei dan 68 perusahaan lainnya yang menjadi afiliasi ke dalam Entity List. Aturan ini melarang Huawei untuk membeli peralatan dan komponen dari perusahaan AS tanpa persetujuan dari pemerintah.

Secara teori, Huawei memang masih dapat membeli peralatan dari perusahaan asal Negeri Paman Sam. Tapi prosesnya bakal jauh lebih sukar.

Huawei pun langsung merespons kebijakan ini. Mereka mengatakan dilarangnya Huawei menggunakan produk dari pemasok AS akan memberi dampak ekonomi yang negatif kepada perusahaan dan puluhan ribu pekerja di AS.

“Huawei akan mencari solusi secepatnya dan menemukan penyelesaian untuk masalah ini,” kata Huawei dalam keterangan resminya seperti dikutip detikINET dari Reuters, Jumat (17/5/2019).

Pemerintah China pun berupaya untuk menjaga kepentingan Huawei di AS. PJuru bicara Kementerian Perdagangan China, Gao Feng mengatakan pelarangan ini akan merusak hubungan kedua negara.

“China akan mengambil semua langkah yang diperlukan untuk secara tegas melindungi hak sah perusahaan China,” ujar Gao.

Penetapan larangan ini hanya satu dari dua serangan terbaru pemerintah AS kepada Huawei. Sehari sebelumnya, Presiden Trump mengesahkan perintah eksekutif yang menyatakan darurat nasional dan melarang perusahaan AS untuk menggunakan peralatan telekomunikasi buatan perusahaan yang mengancam keamanan nasional.

Pemerintah AS sendiri percaya bahwa smartphone dan peralatan telekomunikasi buatan Huawei dimanfaatkan pemerintah China untuk memata-matai penduduk AS. Huawei telah berulang kali mengelak tuduhan tersebut dan mengatakan mereka tidak memiliki hubungan dengan pemerintah China. (vim/fyk)