Fotografi Malam Hari, Fokus Naikkan ISO atau Shutter Speed?

Jakarta – ISO seringkali dianggap jadi solusi paling umum untuk mengatasi pemotretan dengan kondisi minim cahaya seperti pada malam hari. Saat kondisi tersebut, seorang fotografer biasanya coba menaikkan ISO agar objek bisa terlihat lebih terang. Padahal menaikkan ISO dapat memunculkan banyak noise di foto.

Untuk hasil maksimal, jangan hanya mengatur ISO, tapi juga melengkapi perangkat dengan tripod. Penggunaan tripod dimaksudkan supaya dapat menghasilkan foto yang tajam. Jangan lupa untuk mematikan stabilizer dan auto ISO. Anda bisa mengutamakan cahaya yang masuk ke dalam sensor lewat pengaturan shutter speed.

Setelah kamera pada posisi stabil, cobalah mulai mengatur ISO ke nilai yang serendah mungkin seperti ISO 100 atau 200 (tergantung kamera masing-masing). ISO yang tinggi di angka 1600-3200 bisa digunakan ketika Anda tak menggunakan tripod.

Selain itu jika memotret pemandangan yang jarak ke objeknya tidak banyak berbeda, misalnya objek jauh seperti pegunungan, bisa mengunakan bukaan f/4-f/5.6, tidak perlu sampai f/8-16.

Namun pada posisi tidak menggunakan tripod aturlah bukaan yang relatif besar seperti f/4 dan shutter speed yang relatif lambat, seperti 1/15 detik. Jika terlalu lambat, foto tidak akan tajam karena getaran kamera. Jika shutter speed 1/15 detik masih gelap, tak ada opsi lain selain menaikkan ISO.

Memotret di malam hari memang membutuhkan banyak trik untuk menghasilkan foto yang tetap terang dan tajam. Beruntung saat ini sudah banyak smartphone yang mendukung pemotretan malam hari.

Seperti diketahui, pada umumnya smartphone terbaru saat ini sudah canggih, termasuk dalam hal fotografi karena telah dilengkapi dengan fitur night mode. Fitur ini menjaga agar kamera smartphone tetap bisa menangkap objek malam hari dengan baik.

OPPO F11 Pro adalah salah satu smartphone yang menyediakan fitur Super Night Mode. Fitur tersebut akan berpadu dengan AI Ultra-Clear Engine yang mengenali objek dan mengoptimalkan pengaturan. Ini juga akan membantu dalam mengoptimalkan stabilisasi gambar selama long exposure, low-light performance dan pencerahan kulit. (ega/fyk)