Game Assassin’s Creed Bisa Bantu Restorasi Katedral Notre-Dame

Jakarta – Upaya restorasi setelah Katedral Notre-Dame terbakar mungkin bisa terbantu oleh game Assassin’s Creed. Kok bisa?

Game Assassin’s Creed yang dimaksud adalah Assassin’s Creed Unity keluaran 2014, yang mengambil set di Paris, Prancis, tepatnya revolusi Prancis yang terjadi pada 1789. Dan beberapa bangunan yang muncul di game franchise Assassin’s Creed tersebut dibangun dengan detil yang sangat tinggi, salah satunya Katedral Notre-Dame.

Level Artist Ubisoft Caroline Miousse yang ikut menggarap game tersebut menghabiskan dua tahun untuk menciptakan katedral tersebut semirip mungkin dengan aslinya, demikian dikutip detikINET dari Business Insider, Rabu (17/4/2019).

“Saya membuat sejumlah hal di game itu, namun 80% waktuku dihabiskan di Notre-Dame,” ujarnya pada 2014 lalu.

Wajar saja, karena katedral itu adalah pusat perhatian di Unity, di mana gamer bisa mengeksplorasi tempat tersebut di dalam game. Ditambah lagi, Assassin’s Creed adalah seri game yang dikenal sering memamerkan tempat-tempat historis yang sangat mirip dengan aslinya, dan Katedral Notre-Dame di Unity adalah salah satunya.

Hanya saja belum diketahui apakah Ubisoft mau menyerahkan informasi digital yang mereka miliki terkait Notre-Dame ke pemerintah Prancis untuk keperluan restorasi tersebut, karena sampai saat ini mereka belum mengeluarkan pernyataan resminya.

Sebelumnya, Presiden Prancis, Emmanuel Macron, menyatakan akan membangun kembali Katedral Notre-Dame yang atapnya hangus terbakar ‘menjadi lebih indah’. Macron bertekad bahwa pembangunan kembali akan berlangsung dalam waktu lima tahun ke depan.

Tekad untuk membangun kembali Katedral Notre-Dame dalam waktu lima tahun ini disampaikan Macron dalam pidato nasional menanggapi tragedi kebakaran ini pada Selasa (16/4) waktu setempat. Dalam pidatonya, Macron memuji bagaimana tragedi itu menunjukkan kekuatan rakyat Prancis untuk bergerak dan bersatu.

Otoritas setempat menyatakan bahwa sebagian besar atap katedral bersejarah itu hancur akibat kebakaran yang berkobar selama 15 jam. Menara runcing ikonik setinggi 96 meter ambruk dan struktur kayu sepanjang lebih dari 100 meter yang berusia ratusan tahun di bagian loteng katedral juga hangus terbakar.

Organ utama yang memiliki 8 ribu pipa yang ada di dalam Katedral Notre-Dame juga mengalami kerusakan akibat kebakaran. Namun struktur utama katedral dan dua menara bel, serta kaca jendela mosaik berwarna-warni yang terkenal, berhasil lolos dari api. Tingginya tingkat kerusakan ini membuat sejumlah ahli menyebut proses restorasinya bakal memakan waktu beberapa dekade.

(asj/krs)