Gamer Piala Presiden ‘Digembleng’ Giring Soal Nasionalisme

Jakarta – Gamer yang bertanding di Piala Presiden e-Sports 2019 akan mengikuti Bootcamp, sebuah program yang tak hanya memupuk atlet eSport untuk berprestasi tapi juga meningkatkan rasa nasionalisme mereka.

Program tersebut diselenggarakan di Kantor Staf Presiden pada 27-28 Maret 2019. Sejumlah mentor yang ahli di bidang masing-masing telah disiapkan oleh penyelenggara turnamen e-Sports ini.

IESPL beserta pemerintah mengatakan ada tiga hal yang perlu ditanam dari para atlet e-Sports ini seperti yang tertera dalam siaran persnya.

Pertama, harus ada jiwa nasionalisme, motivasi membela Tanah Air dan mengharumkan nama bangsa jelas akan memberi energi ekstra. Kedua, pemahaman pola hidup sehat dan gizi, karena kemampuan otak perlu didukung badan yang sehat disamping turut menjaga kebugaran. Ketiga, kemampuan mengelola finansial, mengingat gaji atlet e-Sports bisa mengantongi puluhan hingga ratusan juta rupiah.

“Kita punya nama program yang unik dan belum pernah ada sebelumnya, namanya Bootcamp khusus delapan tim pemenang regional, tapi juga dibuka untuk tim profesional,” ujar Giring Ganesha selaku Ketua Organizing Committee Piala Presiden e-Sports 2019 di Jakarta, Selasa (12/3/2019).

Menurut Giring yang juga Presiden IESPL, Bootcamp ini sangat berguna bagi para atlet e-Sports. IESPL dan beserta pemerintah memiliki visi yang sama, bagaimana tim e-Sports Indonesia dan juga atlet-atletnya yang tidak hanya bermain game.

“Tetapi, juga bisa bisnis, bisa menjaga keuangan mereka karena gaji mereka gede-gede. Selain itu, bagaimana mental mereka kita kembangkan. Makanya, kita adakan Bootcamp beberapa hari sebelum pertandingan final Piala Presiden,” tuturnya.

Adapun isi dari Bootcamp tersebut, yaitu pada hari pertama ada Badan Pembinaan Ideologi Pancasila, Tantowi Ahmad & Liliyana Natsir tentang dedikasi dan sportivitas, dan Hartman Harris & Delwyn tentang membangun tim e-Sports.

Lalu di hari keduanya diisi oleh psikolog Timnas U-16 Laksmiari Saraswati Widodo tentang mental hingga manajemen waktu, Kemal terkait public speaking, dan Andi Kurniawan yang akan memberi masukan tentang hidup sehat.

(fyk/krs)