Gmail Error Disusul Facebook Cs Down, Kok Gitu Sih?

Jakarta – Layanan email Gmail kemarin beberapa lama tidak dapat berfungsi dan kini giliran Facebook, Instagram dan WhatsApp mengalami error. Hal itu tentu berdampak besar karena layanan-layanan tersebut dipakai begitu banyak netizen di seluruh dunia. Tak heran keluhan bertebaran.

Gmail dan juga Google Drive tidak berfungsi normal pada Rabu (13/3) pagi kemarin WIB, di mana user sulit mengirim pesan atau download konten di Drive. Isu itu baru teratasi setelah beberapa jam dan memaksa Google meminta maaf pada pengguna yang terdampak.

“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini dan terima kasih atas kesabaran dan dukungan pengguna. Keandalan sistem adalah prioritas utama di Google, dan kami terus melakukan peningkatan untuk menjadikan sistem kami lebih baik,” tulis Google.

Pada sekitar tengah malam hari Jumat (14/3) WIB, giliran Facebook dan Instagram error, diikuti WhatsApp. Mayoritas pengguna mengeluhkan feeds dan story tidak update. Pengguna juga tidak bisa memposting di Facebook dan Instagram.

Sedangkan di WhatsApp, user di berbagai negara kesulitan mengirimkan foto atau gambar, hanya dapat mengirimkan teks. Facebook pun mengkonfirmasi alasan yang terjadi walau tak menyebut alasannya secara rinci.

“Kami menyadari beberapa orang mengalami masalah mengakses aplikasi di keluarga Facebook. Kami bekerja menyelesaikan isu ini secepat mungkin,” terang Facebook.

“Fokus kami menyelesaikan masalah ini sesegera mungkin. Tapi kami konfirmasikan masalah ini tidak terkait serangan DDoS,” tambah Facebook di Twitter.

Tidak ada bukti atau indikasi bahwa gangguan di Google dan ‘keluarga’ Facebook berhubungan. Adapun serangan dari hacker, misalnya dengan metode DDoS, sudah dikesampingkan karena menurut pengamat, tidak ada tanda-tandanya.

“Facebook, Google, perusahaan semacam itu sangat masif dan mereka bisa secara efektif meredam serangan skala besar sendiri. Dan tanpa keraguan, mereka telah mendesain koneksi internet mereka untuk masalah itu,” sebut Alex Henthorn-Iwane, vice president ThousandEyes.

Pastinya, tumbangnya Gmail dan layanan-layanan Facebook berpengaruh besar, meski tidak merata semua pengguna merasakan. Gmail saat diandalkan oleh 1,4 miliar pemakai dan berada di puncak popularitas. Itu karena pesaing berat semacam Yahoo telah lama sempoyongan.

Facebook pemakainya 22 miliar, Instagram lebih dari 1 miliar dan WhatsApp melampaui 1,5 miliar. Sekian persen saja pengguna yang terdampak error tetap saja jumlahnya tidak kecil. Tidak cuma pengguna biasa, pebisnis yang mengandalkan layanan Facebook tentu teriak.

“Ada lebih dari 90 juta halaman bisnis di Facebook dan lebih dari 6 juta pengiklan yang membayar. Mark Zuckerberg sendiri mungkin berkeringat,” tulis The Spin Off.

(fyk/krs)