Hujan Bikin Driver Ojol Matikan Aplikasi? Ah, Tidak Semua Kok

Jakarta – Musim penghujan bukan menjadi hambatan bagi Nurul Syawalludin, seorang driver GrabBike, untuk bermalas-malasan. Menghadapi kendala ini-itu di jalanan Jakarta yang kian sering diguyur hujan, ia tetap narik seperti biasa.

Nurul mengaku saat hujan banyak driver ojol yang menonaktifkan aplikasinya. Hal itu berimbas pada driver yang masih tetap aktif seperti dirinya, karena orderan yang masuk punya titik penjemputan lebih jauh. Untuk menjemput pelanggannya, ia bahkan pernah menarik gas motornya hingga 3 km.

“Tapi itu kita jadi enak juga sih yang aktif, abis nurunin customer langsung ada orderan masuk lagi walau jauh 3 km begitu kan server nyariin driver yang aktif terdekat. Kalo segitu adanya ya gimana ambil aja kan tidak pilih-pilih ya. Cuma capek aja jemputnya jauh,” kata Nurul saat berbincang dengan detikINET belum lama ini.

Driver lainnya, yang bernama Moh Hakiki, juga mengakui hal tersebut. “Kalau lagi hujan itu banyak driver yang istirahat, jadi kadang sekalinya dapat orderan itu bisa yang jauh. Kadang dari sesama driver juga suka sharing, kita bingung suka dapatnya yang jauh jemputnya kalau lagi hujan,” ungkapnya.

Agar tak ditunggu-tunggu pelanggannya, ia terlebih dahulu akan menghubungi mereka dan memberi tahu posisinya. Jika pelanggan bersedia menunggu, maka ia akan segera meluncur ke titik penjemputan.

“Kalau customer-nya mau nunggu ya saya jemput, kalau nggak ya enggak apa-apa. Pokoknya saya chat dulu kasih tahu posisi saya,” pungkasnya.

Nurul dan Hakiki merupakan dua orang driver ojek online yang diberangkatkan umrah gratis oleh Grab. Total ada 60 mitra Grab yang akan terbang ke Tanah Suci pada 28 Januari 2019 mendatang.

(prf/krs)