Layanan Telekomunikasi Saat Pemilu Dijanjikan Lancar

Jakarta – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah melakukan koordinasi dengan para operator telekomunikasi terkait kelancaran layanan telekomunikasi saat Pemilu 2019 berlangsung pada hari ini, Rabu (17/4/2019).

Direktur Jenderal Penyelenggara Pos dan Informatika (Dirjen PPI) Kementerian Kominfo Ahmad M. Ramli mengatakan, koordinasi ini dalam mengantisipasi peningkatan dan pergerakan trafik saat berlangsungnya pesta demokrasi lima tahun sekali ini.

“Secara keseluruhan, jaringan telekomunikasi milik penyelenggara telekomunikasi siap dalam mengantisipasi lonjakan trafik saat Pemilu tanggal 17 April 2019 berlangsung. Kementerian Kominfo akan terus melakukan pemantauan kesiapan jaringan telekomunikasi selama
penyelenggaraan Pemilu 2019,” tutur Ramli kepada detikINET.
Adapun upaya yang telah dilakukan oleh penyelenggara telekomunikasi seperti laporan yang diterima Kominfo, yaitu sebagai berikut:

No Penyelenggara Telekomunikasi Upaya Persiapan Menghadapi Pemilu Keterangan
1 Telkomsel • Standby Tim Siaga Stanby
Tim Siaga berupa posko kantor pusat maupun regional. Tim tersebut selain untuk aktivitas monitoring rutin 24 jam juga melakukan antisipasi jika ada kendala atau kebutuhan penanganan pada spot atau daerah khusus.

• Diberlakukan freeze network
Sesuai kebijakan network yaitu tidak diperbolehkan terdapat activity atau perubahan di network untuk menceggah terjadinya insiden
di jaringan.

Telkomsel siap menghadapi lonjakan trafik saat Pemilu berlangsung
2 XL Axiata • Menyiapkan jaringan yang memadai untuk mengantisipasi kenaikan trafik.

• Terus memonitor kondisi jaringan di sejumlah titik penting di Jakarta, seperti kantor KPU, Media Center, serta area Ring 1

Xl Axiata siap
menghadapi lonjakan
trafik saat Pemilu
berlangsung.

• Diperkirakan trafik
data akan meningkat
5%-10%, terutama dari
layanan media 2ocial
(seperti Facebook,
Instagram, Twitter),
pesan singkat instan
(seperti Whatapps,
Telegram, LINE).

• Kenaikan trafik
voice dan SMS
diprediksi sekitar 3%.

• Lokasi kenaikan trafik
kemungkinan terjadi
di kota-kota besar,
terutama Ibu Kota
Jakarta, Bogor,
Depok,
Tangerang, Bekasi
ibukota-ibukota
provinsi serta di kotakota kecil di berbagai
daerah

3 Indosat Ooredoo • Penggelaran jaringan 4G Plus yang telah mengcover 80% populasi
nasional
Persiapan kapasitas jaringan telekomunikasi untuk Pemilu
merupakan bagian dari kesiapan kapasitas jaringan yang telah dilakukan sejak awal tahun, dalam
rangka mengantisipasi berbagai momen kenaikan trafik sepanjang tahun 2019, termasuk di dalamnya momen Pemilu.

• Monitoring Jaringan
Dalam rangka menjaga performansi jaringan dilakukan monitoring jaringan lebih intensif secara nasional melalui iNOC & ISOC, sehingga setiap potensi gangguan trafik telekomunikasi
bisa segera diidentifikasi dan diselesaikan dengan cepat.

Indosat siap menghadapi lonjakan trafik saat Pemilu
berlangsung.

• Layanan suara dan SMS diprediksi relatif tidak mengalami kenaikan, namun trafik layanan data akan mengalami kenaikan berkisar antara 5-7%

4 Hutchison Tri indonesia Menambah capacity di tempattempat berkumpulnya massa H3I siap menghadapi lonjakan trafik saat Pemilu berlangsung
5 Telkom • Membuat posko pemilu 7×24 jam di TioC Telkom.
• Membuat backup link 3 lapis ke arah KPU Imam bonjol.
• Menyiapkan petugas stanby di KPU dan bawaslu 7×24 jam.
• Melakukan koordinasi dengan KPU, BSSN, BARESKRIM, BIN, dan
Kominfo
• Melakukan filtering dan pengamanan di gateway terkait bila ada serangan dari luar.
Telkom siap menghadapi lonjakan trafik saat Pemilu berlangsung

(agt/afr)