Segmen Ponsel Mahal Tumbuh Saat Pasar Smartphone Global Lesu

Jakarta – Pasar smartphone global pada Desember 2018 dilaporkan menurun hingga 2%. Menariknya, di saat bersamaan pangsa di segmen ponsel mahal alias premium justru terus tumbuh.

Laporan Counterpoint Research menyebutkan bahwa pangsa smartphone premium menanjak hingga 18%, di mana di kelas ini Apple masih jadi juaranya. Selain Apple, ada Samsung, Huawei, Oppo, Vivo, dan OnePlus yang ikut jadi pendorong keberadaan ponsel premium di pasaran.


Segmen premium yang dimaksud Counterpoint Research ini ditujukan kepada smartphone yang dibanderol di atas USD 800. Untuk bagian ini disebutkan yang paling cepat pertumbuhannya.

Permintaan Smartphone Premium Meroket Saat Pasar LesuFoto: Counterpoint Research

Pada tahun 2017, label kelas premium hanya diberikan buat produk yang dijual lebih dari USD 400. Tetapi sejak Apple memperkenalkan iPhone X, harga premium berada di tingkatan yang baru. Setahun berikutnya iPhone XS, XS Max, Samsung Note 9, Google Pixel 3 XL hadir di pasaran dengan harga di atas USD 800.

Menurut Counterpoint Research, konsumen kini rela menghabiskan uang untuk membayar gadget mahal karena dinilai dapat bertahan dalam jangka waktu yang lebih lama. Dengan demikian, pertumbuhan pasar smartphone secara keseluruhan melambat walaupun segmen premium justru berkembang.

Tren itu diperkirakan tak bakal berhenti sampai sini dan akan terus berlanjut di periode mendatang. Apalagi dalam waktu dekat akan mulai diperkenalkan perangkat 5G, ponsel yang bisa dilipat, dan popularitas dari segmen premium yang terjangkau di negara berkembang bisa mendorong pertumbuhan di kelas tersebut.

(agt/krs)