Serba-serbi Spyware Susupi WhatsApp

JakartaWhatsApp ramai diberitakan karena adanya celah keamanan yang membuat sebuah spyware asal Israel bisa menyusup lewat fitur WhatsApp Call alias telepon WhatsApp.

Masalah ini pertama diketahui saat seorang peneliti senior di Citizen Lab dari University of Toronto bernama John Scott-Railton menghubungi seorang pengacara asal London, Inggris, dan memberitahunya kalau ia menjadi target sebuah serangan cyber.

Serangan cyber ini bentuknya adalah sebuah spyware, alias malicious software (malware) yang berfungsi untuk memata-matai korbannya. Spyware ini dituding dibuat oleh perusahaan privat asal Israel bernama NSO Group.

NSO Group sendiri sebelumnya dikenal dengan spywarenya yang bernama Pegasus, yang fungsinya mirip-mirip dengan spyware yang menginfeksi WhatsApp ini.

Halaman berikutnya: Apa Saja yang Dicuri?

(asj/krs)