Sudah Punya Galaxy J, Kenapa Samsung Rilis Galaxy M?

Jakarta – Pasar smartphone pada segmen harga menengah di Indonesia seakan sedang bergairah dengan nama-nama seperti Xiaomi, Honor, hingga Relme bersaing di sana. Nama besar seperti Samsung pun mencoba peruntungan dengan menghadirkan Galaxy M20.

Menariknya, sejatinya vendor asal Korea Selatan itu sudah punya lini ponsel di segmen harga yang mirip, yaitu Galaxy J. Harga beberapa produknya pun juga menyentuh kisaran Rp 2 jutaan, seperti halnya dengan Galaxy M20 yang punya banderol Rp 2.799.000.


Hal tersebut tampak dari dua nama terbaru yang dirilis Samsung di Tanah Air, yaitu Galaxy J6+ dan Galaxy J4+. Nama pertama dibanderol Rp 2,799 juta (RAM 3GB dan ROM 32GB), sedangkan satunya ditawarkan seharga Rp 2,099 juta (RAM 2GB dan ROM 16GB) dan Rp 2,199 juta (RAM 2 GB dan ROM 32GB).

Lantas, apakah keduanya tidak akan saling bunuh? Senior Product Marketing Manager Samsung Electronics Indonesia Selvia Gofar punya jawabannya.

“Kenapa Galaxy M ini, seri baru gitu kan dibandingkan dengan J, A, S, Note gitu. Jadi Galaxy M ini salah satu tambahan dari line up yang ada dan sebenarnya ditujukan untuk ke online model,” ujar di Jakarta, Senin (11/2/2019).

“Nah tapi dari ini juga Samsung dan Galaxy M memiliki suatu identitas. Nah identitasnya itu lebih ke basic-nya smartphone itu apa aja kebutuhannya yaitu baterai dan kamera,” katanya menambahkan.

Nantinya, ia melanjutkan, seri Galaxy M akan fokus ke baterai dan kamera. “Makanya kita fokuskan ke sana yang benar-benar bisa menjawab kebutuhan dari general-nya kebutuhan orang-orang di Indonesia,” pungkasnya.

(mon/krs)